Warning: mysql_connect(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/rsubhaktiasih/public_html/includes/db_con.inc.php on line 10

Deprecated: mysql_connect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/rsubhaktiasih/public_html/includes/db_con.inc.php on line 10









10 FAKTOR PENYEBAB KANKER RAHIM

Kanker rahim adalah penyakit yang menakutkan. Kanker rahim bukan ancaman baru. Pada abad-abad silam, dia sudah menjadi ancaman. Dia, penyakit ganas! Penyakit yang menduduki peringkat atas pembawa kematian. Dari semua kasus yang ada, hamper semua wanita penderita kanker rahim tidak terselamatkan. Faktor utama penyebabnya adalah kebersihan dan gaya hidup. Baik tua atau muda, kaya atau miskin, kalau tidak menjaga kebersihan dan pola hidup yang sehat, sudah barang tentu menjadi sasaran empuknya.

Kasus pertama: terbanyak dialami oleh penderita yang sering melakukan penyucian vagina dengan obat-obatan atau deodorant. Padahal, bahan-bahan tersebut sarat dengan zat kimia berbahaya. Penggunaan antiseptic yang terus-menerus untuk menyuci vagina, dapat membunuh kuman Basillus di vagina. Kuman ini memproduksi asam laktat yang dapat mempertahankan keseimbangan pH di vagina. Di samping itu juga dapat ,menyebabkan iritasi leher rahim, atau dalam istilah kedokterannya: serviks.

Kasus kedua: penggunaan talk atau bedak. Banyak wanita yang suka menaburkan talk antiseptic di sekitar vagina. Padahal, perlakuan ini sangat membahayakan sel indung telur, dalam istilah kedokterannya: ovum. Ini cukup berbahaya apalagi saat wanita tersebut dalam usia subur. Dan, ini dapat memicu terjadinya kanker ovarium.

Kasus ketiga: perokok. Baik perokok pasif maupun aktif sama saja. Ini peringatan penting bagi para wanita perokok. Selain mengakibatkan penyakit pada paru-paru dan jantung, kandungan nikotin dalam rokok juga bisa mengakibatkan kanker serviks.

Kasus keempat: kelebihan lemak. Timbulnya kanker sangat berkaitan erat dengan pola makan seseorang. Wanita yang banyak mengkonsumsi lemak akan beresiko terkena kanker badan rahim (endometrium). Sebab, lemak memproduksi hormon esterogen. Sementara, endometrium yang sering terpapar hormon esterogen mudah berubah sifat menjadi sifat kanker.

Kasus kelima, kekurangan vitamin C. Pola hidup mengkonsumsi makanan tinggi lemak juga bisa membuat orang melupakan zat-zat gizi lainnya. Seperti, beta karoten, vitamin C dan asam folat. Padahal, kekurangan ketiga zat gizi ini dapat menyebabkan kanker serviks. Beta karoten, vitamin C, dan asam folat dapat memperbaiki atau memperkuat glukosa di servik.

Kasus keenam: hubungan seks terlalu dini. Hubungan seks idealnya dilakukan setelah seorang wanita benar-benar matang. Ukuran kematangan bukan dilihat dari ia sudah mentruasi atau belum, tapi tergantung pada kematangan sel-sel muklosa yang terdapat dapat selaput kulit dalam rongga tubuh. Umumnya sel-sel muklosa baru matang setelah wanita tersebut berusia 20 tahun keatas. Jadi seorang wanita yang menjalin hubungan seks dibawah 20 tahun sangat beresiko terjadinya kanker rahim.

Kasus ketujuh: gonta-ganti pasangan. Seorang wanita yang sering bergonta-ganti pasangan sangat besar tertular penyakit kelamin. Salah satunya Human Papilloma Virus (HPV). Virus ini dapat mengubah sel-sel di permukaan muklosa sehingga membelah menjadi banyak. Bila terlalu banyak dan tidak sesuai dengan kebutuhan maka akan menjadi kanker.

Kasus kedelapan: terlambat dalam menikah. Seorang wanita yang tidak atau terlambat menikah, juga bisa beresiko terkena kanker ovarium dan kanker endometrium. Sebab golongan wanita ini akan terus-menerus mengalami ovulasi tanpa jeda yang mengakibatkan sel-sel di endometrium berubah sifat menjadi kanker.

Kasus kesembilan: pasangan yang belum disunat. Pasangan yang belum disunat memberikan sumbangan besar terhadap terjadinya kanker rahim. Karena, pasangan yang belum disunat mengandung getah putih yang disebut smegma. Getah inilah penyebab awal mula kanker rahim.

Kasus kesepuluh: penggunaan esterogen. Risiko yang sama akan terjadi pada wanita yang terlambat menopause. Karena rangsangan terhadap endometrium akan lebih lama, sehingga endometrium akan lebih sering terpapar esterogen. Ini sangat memungkinkan terjadinya kanker. Umumnya, wanita di negara maju banyak menggunakan esterogen untuk mencegah osteoporosis dan serangan jantung.

Pemeriksaan yang dapat dilakukan dapat dengan dua cara, yakni metode Pap Smear dan metode Biopsy.

  1. metode Pap Smear. Bertujuan untuk mengambil serpihan jaringan mulut dan leher rahim dengan alat khusus. Melalui pemeriksaan mikroskop, dapat dideteksi adanya perubahan sel pada jaringan mulut atau leher rahim. Jika memang ada perubahan, maka pihak dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan lebih terarah. Sebab pada stadium dini, kanker rahim tidak menimbulkan keluhan apapun.
  2. metode Biopsy. Pada tahapan ini, hanya stadium awal yang dapat diobati, yaitu dengan penyinaran dan pengangkatan rahim serta indung telur. Kanker rahim dapat diawali dengan keluhan keputihan yang terus-menerus. Biasanya, keputihan agak kental dan bercampur dengan darah. Keluhan ini disertai dengan nyeri atau timbulnya pendarahan setelah melakukan hubungan seksual. Lain itu, akan ditandai dengan badan yang semakin kurus, pucat serta selera makan menurun.

Salah satu pencegahannya adalah dengan penggunaan pil KB. Penggunaan pil KB dapat mempersempit peluang terjadinya ovulasi. Bila sejak usia 15 hingga 45 tahun terus menerus ovulasi, lantas 10 tahun ia mengikuti KB, maa masa ovulasinya jauh lebih pendek. Dari hasil penelitian yang sudah ada, menunjukkan bahwa penggunaan pil KB sebagai alat kontrasepsi dapat menurunkan angka kejadian kanker rahim sampai 50 persen.

Bila anda ingin berkonsultasi tentang kandungan dan rahim, dapat datang ke RS. Bhakti Asih menemui  dr.H.M. Yusuf S, SpOG dan dokter spesialis Kandungan dan kebidanan yang lain yamg berpraktek pada.


Dibuat pada tanggal : 2013-02-06 13:30:40